Oct 16, 2025

Bagaimana cara menghitung tonase cetakan lembaran logam?

Tinggalkan pesan

Menghitung tonase cetakan lembaran logam merupakan aspek penting dalam industri manufaktur lembaran logam. Sebagai pemasok cetakan lembaran logam, memahami proses ini sangat penting untuk menyediakan cetakan berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan spesifik pelanggan kami. Di blog ini, saya akan memandu Anda melalui langkah-langkah dan faktor-faktor yang terlibat dalam menghitung tonase cetakan lembaran logam.

1. Memahami Dasar-dasar Tonase pada Cetakan Lembaran Logam

Tonase dalam cetakan lembaran logam mengacu pada jumlah gaya yang diperlukan untuk melakukan operasi pencetakan tertentu. Gaya ini diperlukan untuk memotong, membengkokkan, atau membentuk lembaran logam menjadi bentuk yang diinginkan. Tonase yang tidak mencukupi dapat menyebabkan pengoperasian yang tidak lengkap, seperti pemotongan atau pembengkokan yang tidak tepat, sedangkan tonase yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada cetakan dan peralatan stamping, serta meningkatkan konsumsi energi.

2. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penghitungan Tonase

2.1 Sifat Bahan

Jenis dan ketebalan lembaran logam merupakan faktor utama yang mempengaruhi tonase. Logam yang berbeda memiliki kekuatan dan keuletan yang berbeda. Misalnya, baja tahan karat lebih kuat dari aluminium, sehingga diperlukan tenaga yang lebih besar untuk mencap lembaran baja tahan karat. Ketebalan lembaran juga memainkan peran penting. Lembaran yang lebih tebal membutuhkan lebih banyak tenaga untuk dipotong atau dibentuk dibandingkan dengan lembaran yang lebih tipis. Umumnya, kebutuhan tonase meningkat secara linier seiring dengan ketebalan lembaran logam.

2.2 Operasi Pemotongan atau Pembentukan

Jenis operasi yang dilakukan pada lembaran logam juga mempengaruhi perhitungan tonase. Operasi pemotongan, seperti blanking atau penindikan, memerlukan sejumlah gaya tertentu untuk memotong logam. Sebaliknya, operasi pembengkokan memerlukan kekuatan untuk membentuk kembali logam tanpa memotongnya. Setiap operasi mempunyai rumus dan pertimbangan tersendiri dalam penghitungan tonase.

2.3 Geometri Mati

Desain cetakan, termasuk bentuk dan ukuran ujung tombak atau permukaan pembentuk, dapat mempengaruhi tonase. Tepi tajam membutuhkan lebih sedikit tenaga dibandingkan dengan tepi tumpul. Selain itu, geometri cetakan yang rumit mungkin memerlukan lebih banyak gaya untuk memastikan pembentukan yang tepat, karena logam harus mengalir dan menyesuaikan diri dengan bentuk yang rumit.

3. Metode Penghitungan Tonase

3.1 Operasi Pemotongan

Untuk operasi pemotongan seperti blanking dan penindikan, rumus berikut dapat digunakan untuk memperkirakan tonase:

[T = L\kali t\kali S\kali K]

Di mana:

  • (T) adalah tonase (dalam ton)
  • (L) adalah total panjang potongan (dalam inci)
  • (t) adalah ketebalan lembaran logam (dalam inci)
  • (S) adalah kekuatan geser material (dalam pon per inci persegi, psi)
  • (K) adalah faktor koreksi, biasanya berkisar antara 1,1 hingga 1,3 untuk memperhitungkan faktor-faktor seperti keausan cetakan dan gesekan

Misalnya, jika kita memotong lembaran baja ringan dengan ketebalan 0,1 inci, kuat geser 40.000 psi, panjang potong total 10 inci, dan menggunakan faktor koreksi 1,2, maka perhitungan tonase akan menjadi:

[T = 10\times0.1\times40000\times1.2\div2000= 24] ton

3.2 Operasi Pembengkokan

Perhitungan tonase untuk operasi pembengkokan lebih kompleks dan bergantung pada radius pembengkokan, panjang pembengkokan, ketebalan lembaran, dan sifat material. Rumus umum untuk pembengkokan udara adalah:

[T=\frac{575\kali L\kali t^{2}}{V\kali S_{b}}]

Di mana:

  • (T) adalah tonase (dalam ton)
  • (L) adalah panjang tikungan (dalam inci)
  • (t) adalah ketebalan lembaran logam (dalam inci)
  • (V) adalah lebar bukaan cetakan (dalam inci)
  • (S_{b}) adalah kekuatan lentur material (dalam ksi)

4. Pertimbangan Lanjutan

4.1 Beberapa Operasi

Dalam banyak kasus, cetakan lembaran logam dapat melakukan beberapa operasi secara bersamaan, seperti cetakan progresif yang memotong, membengkokkan, dan membentuk logam dalam serangkaian langkah. Dalam situasi seperti ini, kebutuhan tonase untuk setiap operasi perlu dihitung secara terpisah dan kemudian dijumlahkan. Namun, penting untuk dicatat bahwa mungkin terdapat interaksi antar operasi, dan faktor keamanan mungkin perlu ditambahkan untuk memperhitungkan kekuatan yang tidak terduga.

4.2 Jarak Bebas Mati

Jarak bebas antara punch dan die dalam operasi pemotongan juga dapat mempengaruhi tonase. Jika jarak bebas terlalu kecil, diperlukan tenaga yang lebih besar untuk memotong logam, dan cetakan akan lebih cepat aus. Jika jarak bebas terlalu besar, tepi potongan mungkin menjadi kasar, dan terdapat risiko logam patah atau gerinda. Jarak bebas die yang optimal biasanya merupakan persentase dari ketebalan lembaran, dan bervariasi tergantung pada materialnya.

5. Keahlian Kami sebagai Supplier Cetakan Lembaran Logam

Sebagai pemasok cetakan lembaran logam, kami memiliki pengalaman luas dalam menghitung tonase cetakan untuk berbagai aplikasi. Tim insinyur kami menggunakan perangkat lunak canggih dan metode yang telah terbukti di industri untuk memastikan penghitungan tonase yang akurat. Kami menawarkan berbagai macam cetakan lembaran logam, termasukStamping Panas Mati,Stamping Baja Mati, DanStamping Lembaran Logam Mati.

Kami memahami bahwa setiap proyek adalah unik, dan kami bekerja sama dengan pelanggan kami untuk memahami kebutuhan spesifik mereka. Baik itu operasi pemotongan sederhana atau proses pembentukan multi-langkah yang rumit, kami dapat merancang dan memproduksi cetakan dengan kapasitas tonase yang tepat. Cetakan kami terbuat dari bahan berkualitas tinggi dan dirancang secara presisi untuk memastikan keandalan dan kinerja jangka panjang.

Steel Stamping DiesSheet Metal Stamping Dies

6. Pentingnya Perhitungan Tonase yang Akurat

Perhitungan tonase yang akurat bukan hanya tentang memastikan berfungsinya cetakan. Hal ini juga mempunyai dampak yang signifikan terhadap efektivitas biaya keseluruhan proses manufaktur. Dengan menggunakan tonase yang tepat, kita dapat mengurangi konsumsi energi, meminimalkan keausan cetakan, dan meningkatkan kualitas komponen yang dicap. Hal ini berarti biaya produksi yang lebih rendah dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi.

7. Hubungi Kami untuk Kebutuhan Cetakan Lembaran Logam Anda

Jika Anda sedang mencari cetakan lembaran logam dan memerlukan bantuan dalam penghitungan tonase atau aspek lain dari desain dan pembuatan cetakan, kami siap membantu Anda. Tim ahli kami dapat memberi Anda penawaran harga terperinci dan dukungan teknis. Hubungi kami hari ini untuk mendiskusikan kebutuhan proyek Anda dan memulai perjalanan menuju solusi stamping lembaran logam berkualitas tinggi.

Referensi

  • DeVincentis, RA (2004). Buku Pegangan Insinyur Alat dan Manufaktur: Volume 4: Pembentukan. Masyarakat Insinyur Manufaktur.
  • Kalpakjian, S., & Schmid, SR (2010). Teknik dan Teknologi Manufaktur. Pearson.
Kirim permintaan